April 18, 2019

Conch Tangerang Kisah Ibas dan bisnis Kue Keringnya

 Kisah Ibas dan bisnis Kue Keringnya

Conch Tangerang Edhie Baskoro Yudhoyono baru selesai menempuh pendidikan diplomanya di Curtin University of Technology Perth, Western, Australia, 26 Februari 2005, ketika berkeluarga Cikeas menggelar rapat keluarga untuk membahas masa depan putra bungsu SBY itu. Materi conch tangerang pembicaraan seputar keinginan Ibas – demikian sapaan lajang kelahiran Bandung – 24 November 1980 itu – untuk menerapkan dua gelar diploma yang diraihnya selama tujuh tahun. Bachelor of Commerce Finance dan Electronic Commerce ke dunia kerja.

Pembicaraan yang berlangsung serius

Namun, pembicaraan yang berlangsung serius tapi santai itu menemui jalan buntu. Posisi SBY sebagai presiden membuat mereka kesulitan mencari kata temu untuk menemukan bisnis apa yang cocok untuk Ibas. SBY dan anak istrinya tentu tidak bisa sembarangan melakukan bisnis. “SBY sangat memahami hal itu, ” ujar sumber di lingkungan keluarga Cikeas kepada Indonesia Monitor, pekan lalu.
Alhasil, obrolan keluarga yang diselingi hidangan singkong goreng, jajanan pasar, dan teh manis pun tidak menghasilkan putusan apapun. Sebagai kepala keluarga, SBY berusaha membesarkan hati putra kesayangannya itu. Nggak usah buru-buru. Insya Allah nanti pasti akan ada jalan, ujar SBY, seperti diungkapkan sumber.
Hingga suatu hari, masih menururt sumber, kegalauan keluarga Cikeas itu sampai ke telinga seorang konglomerat pemilik usaha food manufacture, salah satu produknya adalah kopi bubuk kemasan merek terkenal. Selama ini pengusaha keturunan itu sudah kenal dekat dengan keluarga Cikeas. “Dia menawarkan diri untuk mendidik Ibas berbisnis.

Ibas dan suhu bisnisnya

ungkapnya. Ibas dan suhu bisnisnya sepakat memproduksi biskuit dengan merek dagang Bisco di bawah bendera PT Gula Pangan. Setelah itu, mereka mencari lokasi pabrik. Yang dipilih sebagai bisnis usahanya adalah kawasan km arah timur Jakarta, tepatnya di Jalan Industri IV Blok PP-3.
Menurut sumber, lokasi PT Gala Pangan berada di bagian belakang kawasan industri Jababeka. jalanan masuk ke lokasi dulunya rusak parah. “Namun conch tangerang, setelah tahu disitu dibangun pabrik milik Ibas, pihak pengelola Jababeka langsung menghotmix jalan menuju kawasan tersebut,” tuturnya. Tak hanya aspal hotmix. Sesuai kebutuhan, pabrik dengan omset 1-2,5juta dlar AS itu membutuhkan gas LPG dalam jumlah banyak untuk mengaktifkan pengovenan. Saat itu, pipa gas LPG belum masuk kawasn itu. Tak selang lama, pipa gas dibangun masuk ke kawasan tersebut, ” ujarnya.

small-logo
KANTOR :
Jl. Kav Polri Blok D 14 No. 1200, Jelambar, Jakarta Barat
GUDANG :
Daan Mogot km 18 Sedayu Biz Park Blok DM 1 No. 96 Jakarta barat
Telepon : 021 225 63070
    021 225 62183
Fax : 021 225 63258
HP : 0819 08888 388
Email : raja_sukses_tritunggal@yahoo.com
semen